ANALISIS BROSUR MIS MUHAMMADIYAH DOLOPO
ANALISIS BROSUR MIS MUHAMMADIYAH DOLOPO
Mualifah Khoirunnisa 502210026
|
|
1 UJIAN PROPOSAL Lulus 7 hari |
4b 7 hari |
3 Mereduksi Data (RM) 7 hari |
4a 7 hari |
5 1 hari |
2 Terjun ke Lapangan 3 bln |
|
|
|
|
فصل القارئ عن المقروء |
وصل القارئ للمقروء |
|
|
|
|
BAB I PENDAHULUAN |
BAB II KAJIAN TEORI (COPY PETA KONSEP) |
BAB III PAPARAN DATA |
BAB IV PEMBAHASAN |
BAB V PENUTUP
|
LAMPIRAN BUKTI WAWANCARA OBSERVASI DOKUMENTASI |
|
|
Kurikulum adalah alat penting dalam mencapai tujuan pendidikan. Kurikulum memiliki komponen-komponen yang menyusunnya. Yaitu tujuan, materi, kegiatan pembelajaran, dan evaluasi. Seluruh komponen kurikulum tersebut harus difahami oleh guru. Guru yang memahami komponen kurikulum akan mampu menyusun perangkat pembelajaran seperti prota, promes, silabus, rpp dengan baik. Perangkat pembelajaran yang disusun dengan baik, akan menghasilkan kualitas pembelajaran yang baik pula. Namun sayangnya banyak guru yang belum memahami komponen-komponen kurikulum di atas dengan baik. Hal tersebut dibuktikan dengan kurangnya keterampilan guru dalam menyusun perangkat pembelajaran. Guru hanya mengandalkan download saat membutuhkan perangkat pembelajaran. Ini jelas berpengaruh pada kualitas pembelajaran yang dilaksanakan guru. Karena perangkat pembelajaran yang didownload belum tentu sesuai dengan karakter siswa dan sekolah guru. Fenomena tersebut menjadi masalah yang perlu dikaji, mengingat pentingnya guru sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan kurikulum. Maka perlu diketahui cara mengatasi masalah tersebut, agar kualitas pembelajaran dapat ditingkatkan. MIS Muhammadiyah Dolopo merupakan madrasah ibtidaiyah yang mampu menjalankan kegiatan pembelajaran dengan baik. Hal tersebut disebabkan karena pamahaman guru terhadap komponen-komponen kurikulum. MIS Muhammadiyah Dolopo memiliki dokumen kurikulum yang setiap unsurnya sudah dimengerti dan dipahami oleh semua guru. Sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. Bukti bahwa MIS Muhammadiyah Dolopo sudah memiliki dokumen kurikulum sertasemua guru sudah memahami unsur kurikulum yang dijalankan. Maka penelitan ini berjudul “Studi Analisis Tujuan dan Kegiatan Belajar Mengajar di MIS Muhammadiyah Dolopo”. Dengan rumusan masalah: 1. Bagaimana Tujuan Kurikulum di MIS Muhammadiyah Dolopo? 2. Bagaimana Kegiatan Belajar Mengajar di MIS Muhammadiyah Dolopo?
|
A. Tujuan Kurikulum الغايات و المقاصد و الاهداف 1. Al-Ghayah dalam lembaga pendidikan benbentuk visi yang berorientasi pada masyarakat. Tujuannya adalah mujtama’ wa tsaqofah. Ahkam output: a. Seseorang yang memiliki ilmu, dan sadar bahwa ia memiliki ilmu maka ia adalah orang berilmu yang patut untuk diikuti b. Seseorang yang memiliki ilmu, namun ia tidak sadar bahwa ia memliki ilmu maka diibaratkan ia sedang tidur, maka perlu untuk dibangunkan. c. Seseorang yang tidak memiliki ilmu dan sadar bahwa ia tidak memiliki ilmu maka ia adalah seorang yang butuh bimbingan, maka bimbinglah ia. d. Seseorang yang tidak memiliki ilmu dan ia juga tidak sadar bahwa ia tidak memiliki ilmu maka ia seorang yang bodoh, maka jauhilah ia. 2. Al-Maqasid adalah standar kompetensi lulusan yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan. 3. Al-Ahdaf adalah tujuan pembelajaran atau KI dan KD yang termuat dalam RPP. Disesuaikan dengan taksonomi bloom. Yang meliputi: a. Pengembangan akal b. Pengembangan tubuh c. Pengembangan akhlak |
Visi: Unggul dalam keimanan, ketakwaan, prestasi, dan moral Misi: 1. Menumbuh kembangkan penghayatan terhdap ajaran Islam dengan al-Qur’an dan as-Sunah sebagai sumber kearifan dalam bertindak dan berbudi pekerti luhur. 2. Melaksanakan proses pembelajaran dan bimbingan secara efektif dan bermakna. 3. Menumbuhkan semangat keunggulan kepada seluruh warga sekolah. 4. Mendorong dan membantu setiap siswa mengenali potensi dirinya. 5. Menerapkan manajemen partisipatif dengan melibatkan seluruh warga dan stakeholders sekolah. 6. Mengembangkan kemandirian siswa agar siap menghadapi masa depannya. 7. Mengembangkan kemampuan berbahasa Arab dan Inggris untuk anak-anak. 8. Menciptakan lingkungan madrasah yang aman, sehat, bersih, hijau, dan indah. |
Bila disesuaikan dengan teori ghayah kurikulum yang seharusnya berorientasi pada masyarakat, maka bila dilihat visi MIS Muhammadiyah Dolopo belum mengarah pada staqofah wal mujtama’. Namun visi MIS Muhammadiyah Dolopo telah sesuai dengan teori maqasid. Dimana standar lulusan MIS Muhammadiyah Dolopo adalah unggul dalam keimanan, ketaqwaan, prestasi, dan moral pada tingkat madrasah ibtida’iyah. Sedangkan dilihat dari teori ahdaf, misi MIS Muhammadiyah Dolopo telah sesuai. Dimana yang ingin dikembangkan oleh MIS Muhammadiyah Dolopo adalah: Aspek afektif, kognitif, dan psikomotori. a. Aspek afektif yang ingin dikembangkan oleh MIS Muhammadiyah Dolopo adalah penghayatan terhadap sumber ajaran Islam (al-Qur’an dan sunnah), dan semangat keunggulan. b. Aspek kognitif: pembelajaran yang bermakna, dan mengembangkan kemampuan bahasa Arab dan Inggris. c. Aspek psikomotorik: mengenali potensi diri, menerapkan manajemen partisipatif, pengembangan kemandirian, dan menciptakan lingkungan hijau.
|
A. Kesimpulan MIS Muhammadiyah Dolopo menerapkan konsep al-ghayah yang berorientasi pada pengembangan afektif siswa. B. Saran Visi MIS Muhammadiyah Dolopo perlu dikembangkan sesuai dengan konsep staqofah wal mujtama’. |
|
|
|
B. MATERI KURIKULUM المحتوى Materi kurikulum yang dipilih haruslah sesuai dengan jenjang pendidikan, kondisi anak yang dididik, dan wujud nyatanya. Maka konsep materi dalam kurikulum diantaranya adalah: 1. Materi kurikulum yang berorientasi pada mengajarkan keterampilan tertentu kepada anak. Atau biasa disebut dengan konsep al-manhaj al-nasyath. 2. Materi kurikulum yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Atau kontekstual. Atau disebut dengan kurikulum konstektual. 3. Materi kurikulum yang terpisah-pisah, atau berbasis mata pelajaran. Jadi yang diajarkan adalah mata pelajaran tertentu secara mendalam. Atau disebut dengan konsep al-manjah al-muhtawa. 4. Materi kurikulum yang saling berkaitan atau tematik. Atau disebut dengan al-manhaj al- murabithah. |
1. Robotik 2. Kepanduan Hizbul Wathan 3. Seni bela diri tapak suci Putera Muhammadiyah 4. PSMA (Pesantren Sabtu Malam Ahad) 5. Menari 6. Pidato 7. Qiro’ah 8. Catur 9. Drum band 10. Olimpiade IPA dan Matematika |
Hanya terdapat materi ekstrakulikuler yang termuat di brosur MIS Muhammadiyah Dolopo. Sedangkan materi intrakulikuler MIS Muhammadiyah Dolopo mengacu kepada kurikulum nasional, yaitu K13 dengan model tematik. Maka materi kurikulum yang digunakan MIS Muhammadiyah Dolopo sesuai dengan teori al-manhaj al-mutarabithah. Karena antara satu materi dengan materi lainnya saling terkaitan. Selain itu dari antar jenjang kelas 1 hingga kelas 6 juga saling berkaitan. Sedangkan kurikulum ekstrakulikuler yang ada di MIS Muhammadiyah Dolopo sesuai dengan teori kurikulum kontekstual. Dimana ketika anak berada di lingkungan masyarakat ia akan membbutuhkan kemampuan robotik, bela diri, kepanduan, ketrampilan kehidupan pesantren, menari, pidato, qiro’ah, catur, drum band, dan olimpiade MIPA. Yang sangatdibutuhkan di masyarakat.
|
A. Kesimpulan Materi kurikulum MIS Muhammadiyah Dolopo seusia dengan konsep al-manhaj al-mutarabithah. Yang saling berkaitan antara satu dengan lainnya. B. Saran Sebaiknya materi intrakurikulum juga dimuat dalam brosur. |
|
|
|
|
C. KHIBRAH AL-TA’LIIM WA AL-TA’ALLUM خبرات التعليم و التعلم Kegiatan belajar terdiri dari keiatan kulikuler dan ekstra kulikuler. Semakin banyak indra ang digunakan siswa dalam belajar, semakin banyak informasi akan diterima siswa.
|
1. Tahsin al-Qur’an metode an-Nur 2. Hafalan juz 30 3. Bimbingan calistung 4. Pembelajaran di luar kelas |
Selain kegiatan intrakulikuler dan ekstrakulikuler ada beberapa kegiatan pembelajaran yang diunggulkan di MIS Muhamamdiyah Dolopo. Diantaranya adalah kegiatan tahsin al-Qur’an metode an-Nur, hafalan juz 30, bimbingan calistung untuk kelas 1 dan 2, dan pembelajaran di luar kelas. Kegiatan pembelajaran tersebut sesuai denan konsep active learning. Dimana peserta didik terlibat secara aktif dalam kegiatan belajar belajar. Dengan memanfaatkan seluruh indra dan juga sumber belajar yang ada di sekolah. Sehingga kegiatan pembelajaran yang dilakukan di MIS Muhammadiyah Dolopo menjadi kegiatan belajar mengajar yang bermakna bagi siswa. |
A. Kesimpulan Kegiatan belajar mengajar di MIS Muhammadiyah Dolopo menerapkan konsep kegiatan pebelajaran active learning yang fokus pada siswa, guru hanya fasilitator dan motivator. B. Saran Kegiatan belajar mengajar bisa dibuat lebih berfariasi dan dimuat dalam brosur.
|
|
|
|
|
|
D. AL-TAQWIM التقويم Evaluasi atau penilaian dilakukan dengan menentukan KKM dan AKMI. Dengan sistem penilain yang ditentukan.
|
1. Keikutsertaan lomba 2. Ulangan harian 3. Ujian tengah semester 4. Ujian kenaikan kelas 5. AKMI untuk kelas 5 6. Ujian Akhir untuk kelas 6 |
Sistem penilaian dan evaluasi yang dilakukan di MIS Muhammadiyah Dolopo selian melalui ujian, namun juga bentuk kegiatan yang lainnya. Seperti lomba, dan AKMI. Hal tersebut sesuai dengan konsep penilaian dan evaluasi bahwa kegiatan penilaian dan evaluasi harus disesuaikan dengan bidang yang ingin dievaluasi. Selain itu untuk kegiatan penilaian dan evaluasi yang baik perlu lingkungan penilaian yang baik pula. Dan MIS Muhammadiyah Dolopo sudah memiliki lingkungan penilaian dan evaluasi yang baik pula.
|
A. Kesimpulan Sistem penilaian dan evaluasi yang ada di MIS Muhammadiyah Dolopo adalah konsep penilaian dan evaluasi yang menyeluruh dengan membentuk lingkungan penilaian yang mendukung. B. Saran Sistem penilaian dan evaluasi, selain perlu likungan penilaian yang mendukung juga perlu sumber daya manusia yang mumpuni untuk melakukan penilaian dan evaluasi. |
|
Komentar
Posting Komentar